Bener lan Pener

20180530_105009_0001.png

Dalam bahasa Jawa ada ungkapan “sira wis bener nanging durung pener”. Menjalankan sesuatu yang benar harus pener, sebuah istilah yang sulit dicari padanannya dalam bahasa Indonesia, karena bener lan pener dalam bahasa Jawa mengandung pula matra ke-4, yakni dimensi “rasa” (dzauq dalam bahasa Arab). Continue reading “Bener lan Pener”

Advertisements

Silaturahmi Spiritual

20180524_105117_0001.png

Kanjeng Nabi SAW meminta kita silaturahmi atau sesrawungan yang baik kepada siapapun, bahkan terhadap orang yang mungkin tidak kita senangi. Dalam pengertian yang lebih dalam, terutama dalam tradisi tasawuf, silaturahmi memiliki faedah mistis yang berhubungan dengan frase “arafa nafsahu.” Continue reading “Silaturahmi Spiritual”

‘Krenteg’ Elek: Desir Nafsu di Batin

2709638_M

Mendengarkan wejangan ulama yang mendalami tazkiyatun nafs dan akhlak (tasawuf) itu seperti menampar diri sendiri. Apalagi jika berguru dan berhadapan langsung dalam ruang-ruang privat, di bilik-bilik suluk, di mana orang diajar untuk memeriksa kejelekan diri hingga ke lapisan-lapisan yang paling halus dan amat dalam. Belajar kepada mereka itu seperti belajar membongkar topeng-topeng kepalsuan yang hanya kita sendiri dan Allah yang mengetahuinya. Di bawah bimbingan mereka kita akan diajari untuk berani jujur pada diri sendiri. Continue reading “‘Krenteg’ Elek: Desir Nafsu di Batin”