Melihat Merapi

17359264_10155058447599174_5089490725520966743_o

Menunggu anakku berlatih Tae Kwon Do sambil menikmati perubahan pemandangan Merapi dari Lapangan Ngaglik. Pagi tadi jam 8 nyaris tiada awan. Perlahan-lahan awan kecil-kecil berdatangan seperti burung yang hendak hinggap di punggung Merapi. Foto ini diambil jam 9:30. Merapi mulai diselimuti awan yang datang dari arah Barat.

Continue reading “Melihat Merapi”

Advertisements

Pertaruhan

lawu

Tahun 1996. Pada suatu pagi hari aku bangun tidur dengan kepala pening. Aku berjalan dengan gontai ke kamar mandi dan tepat di depan pintu kamar mandi, aku ambruk tak kuat berdiri. Lalu tiduran di atas tumpukan baju kotor. Kukira ini hanya karena darah rendah. Namun dua hari kemudian, setelah kuperiksakan, ternyata ada gangguan di liver. Hepatitis membuatku tak boleh letih sedikitpun. Penyakit liver ini membatasi gerakku. Setiap kali tubuh letih, badan panas dan demam, lalu sulit bangun  Beberapa bulan bolak-balik ke dokter spesialis hanya menghabiskan biaya.   Continue reading “Pertaruhan”

Menjemput Bidadari*

17845_1230175206013_1578092914_563726_8092799_n
*Pernah tayang di Jombloo.co pada 17/06/2015

Assalamualaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Hadirin dan hadirot sidang jamaah jomblo yang sedang berjuang demi mendapatkan pasangan dalam rangka menunaikan ibadah menikah. Dalam kultum singkat ini, izinkan saya, sebagai kakek penyayang jomblo yang dhoif, berbagi nasihat demi masa depan kaum jomblo muslimin setanah air. Tentu apa yang akan kakek sampaikan akan sesuai dengan perkembangan zaman internet.

Continue reading “Menjemput Bidadari*”

Oase Jiwa

703463__mongolia-chopper-wallpapers-oasis-desert-things-wallpaper-interesting_p

Apa yang terlintas di pikiran dan hati saat asma Allah dan tahlil dibaca berulang-ulang, dengan ketukan yang teratur? Apa yang terlintas dalam hati dan pikiran saat doa-doa dipanjatkan? Apa yang terlintas saat shalawat dan nama junjungan kita Kanjeng Rasululullaah Muhammad Saw disebutkan dengan takzim, saat kita berdiri seperti “menyambut” kedatangan Kanjeng Rasul dengan hati hormat dan penuh kerinduan? Barangkali hanya mereka yang hadirlah yang bisa merasakannya, tetapi tak bisa menjelaskannya.
Continue reading “Oase Jiwa”

Kopi dan Gadis Bermata Biru

kopie

Perjalananku melalui jalan darat Medan – Lhokseumawe mungkin bisa dibilang sebagai perjalanan nyicip kopi, meski tentu saja tidak sepenuhnya hanya minum kopi. Ketika mendarat di Kualanamu, Medan, teman seperjalanan ustadz Anwar bercerita tentang gadis-gadis Aceh cantik bermata biru. Tetapi kami tahu bahwa kecil kemungkinan bisa bertemu mereka sebab perjalanan hanya sampai di Lhokseumawe. Apalagi pasca Tsunami, banyak dari mereka yang tinggal di daerah Lamno hilang diterjang gelombang. Aku hanya bisa berharap siapa tahu ada satu atau dua gadis bermata biru “nyasar” ke Lhokseumawe.

Continue reading “Kopi dan Gadis Bermata Biru”