Menjemput Bidadari*

17845_1230175206013_1578092914_563726_8092799_n
*Pernah tayang di Jombloo.co pada 17/06/2015

Assalamualaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

Hadirin dan hadirot sidang jamaah jomblo yang sedang berjuang demi mendapatkan pasangan dalam rangka menunaikan ibadah menikah. Dalam kultum singkat ini, izinkan saya, sebagai kakek penyayang jomblo yang dhoif, berbagi nasihat demi masa depan kaum jomblo muslimin setanah air. Tentu apa yang akan kakek sampaikan akan sesuai dengan perkembangan zaman internet.

Tema ceramah kali ini adalah bagaimana memanfaatkan jejaring sosial atau social-media untuk memperbesar peluang mendapatkan cinta yang bukan hanya cinta sejati, tetapi juga cinta yang, insya Allah, bersifat religius dan menimbulkan berkah dunia-akhirat.

Hadirin dan hadirot sidang jamaah jomblo sebangsa dan setanah air. Sepanjang lima sampai sepuluh tahun yang lalu, tentu kalian ingat bahwa di setiap bulan Ramadhan yang penuh berkah sering muncul banyak tulisan status facebook atau cuitan di twitter yang bernuansa islami dan bijaksana. Tentu hal semacam itu bagus, namun sangat disayangkan jika status-status dan cuitan yang religius itu hanya dimaksudkan untuk pamer atau riya, atau sekadar ingin sok menasihati orang lain.

Sebaiknya janganlah berbuat yang demikian, karena pada hakikatnya media sosial apapun dapat dimanfaatkan untuk tujuan yang lebih mulia, khususnya bagi jomblowan nan budiman: yakni untuk saling menasihati sesama muslimin dan muslimat sekaligus mencari pasangan atau jodoh – yah minimal mendapatkan fans gadis-gadis solihah yang merindukan imam dunia-akhirat.

Caranya sesungguhnya tidak terlalu sulit asalkan para jomblowan budiman mau berusaha.

Pertama-tama, tulislah status/cuitan religius (jika tidak punya gagasan tentang kata-kata religius nan arif, bolehlah memanfaatkan ilmu “copas” dari mbah Google). Apapun kata-kata yang engkau pilih, tulis kembali dengan dimodifikasi agar bernuansa spiritual, agak pelik, dan menyentuh hati, dengan bahasa yang bagus atau kalau perlu agak puitis/prosa liris.

Dan kedua, ini yang paling penting, jangan lupa tandai/tag account cewek yang religius dan sedap dipandang mata, yang juga sama-sama sering menulis status religius atau minimal mengekspresikan harapan kelak menjadi bidadari surga yang merindukan suami sebagai imam dunia-akhirat, yang mampu membimbing mengarungi samudera kehidupan bersama-sama secara religius dan khidmat demi melahirkan “generasi rabbani.”

Dengan cara sederhana ini, insya Allah namamu akan lekas dikenal di kalangan muslimah yang merindukan imam dunia-akhirat, dan juga dikalangan sesama perindu imam dunia-akhirat yang merupakan teman-teman muslimah dari teman muslimahmu yang engkau tandai/tag di statusmu. Jika engkau rajin menulis semacam ini minimal sehari sekali atau dua kali sehari juga menandai teman-temanmu, lalu akhiri dengan hastag seperti #santapankalbusahur dan #santapanrohanibukapuasa maka, Insya Allah, pesan bijak dan religiusmu akan menyebar secara viral, menambah citramu sebagai sosok lelaki budiman yang agamis nan arif-bijaksana, yang pada gilirannya dapat memperbesar peluangmu disukai oleh mereka para gadis-gadis calon bidadari surga yang merindukan imam dunia-akhirat.

Mudah-mudahan dengan langkah-langkah sederhana namun penuh nuansa kedalaman ruhaniah tadi, ada diantara para penggemarmu itu kelak ada satu atau dua wanita solihah perindu imam dunia-akhirat yang bersedia menjadi pendampingmu dalam rangka membangun keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, gemah ripah loh jinawi tata-tentrem niti raharja wilujeng nir sambekala

Demikian kultum ringkas ini, semoga kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah demi meningkatkan kualitas iman dan takwa kita sebagai jomblowan yang saleh, beriman dan penuh kasih sayang kepada sesama manusia terutama jomblowati. Dengan tip-tip mujarob ini, sidang jomblowan yang dirahmati ALlah, semoga doa dan harapannya diijabahi oleh Allah yakni khususnya agar dapat bebas dari pertanyaan “kapan nikah” atau “mana calonnya” — terutama di hari lebaran, saat arisan keluarga atau pas acara kumpul keluarga besar lainnya.

Wassalamualaikum Warrahmatullaahi Wabarakatuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s